Susahnya menjadi apa yang kita mau. Tapi lebih susah lagi ketika kita harus menjadi seseorang yang seseorang lain mau. Haruskah kita menuruti keinginan seseorang dan kita menjadi orang lain ketika seseorang meminta kita untuk menjadi apa yang dia mau...? Kenapa menjadi orang lain? Ya, tentu saja, karena apa yang orang lain minta pada kita 'untuk menjadi', belum tentu sesuai dengan apa yang biasa kita lakukan, bahkan aku yakin pasti tidak sesuai. Karena apa yang diminta pastilah sesuatu yang sebelumnya tidak pernah kita lakukan atau perbuat. Pusingnya adalah ketika harus menuruti apa yang orang yang kita sayangi minta. Karena mau tidak mau, cepat atau lambat kita pasti akan menuruti keinginan orang yang kita sayangi tersebut.... Kenapa kita harus dan dapat dipastikan akan mengikuti itu? karena kita cinta. Semua, balik lagi sama sesuatu hal yang namanya Cinta. Jadi berhati-hatilah dengan cinta. Karena dengan cinta kita bisa tidak menjadi diri kita sendiri, bahkan malah akan menjadi seseorang yang 'siapa' mau...
Kamis, 25 September 2008
Cinta, Menjadikan Seseorang Yang 'Siapa' Mau
yang nulis nih nungky_rahayu di 9/25/2008 11:10:00 AM 0 they said
see all katakataku, love
DAPUR EYANG LAGI???
Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkk… untuk kesekian kalinya hari ini gue kembali hadir di sebuah café yang, baru aja kemaren, bersumpah, hehe…nggak segitunya sih, yah..baru kemaren lah gue berjanji nggak mau mau lagi makan ataupun mengunjungi Dapur Eyang yang udah bikin gue bosen setengah idup. Oh God, tuh café emang gila, keterlaluan!! Kenapa sih, dia itu pengeeeen ajah gue kunjungi???
Tapi… tidaaaaaaaaakkkk…. Apa yang kutakutkan akhirnya menjadi nyata. Again, alias lagi lagi hari ini gue mengunjungi café itu lagi, berikut makan juga disana dan berbuka puasa dengan damai… berawal dari ajakan Nurma, soulmate gue selama dua hari ini buat buka puasa bareng anak2 Grey (reporter dan crew Grey Magazines lainnya) yang ternyata bukan “anak-anak” seperti yang ditunjukan, seolah seperti dihadiri oleh personil yang cukup banyak, nyatanya Cuma 2 ekor ajah, yaitu Sunny dan Ika. Padahal gue sendiri udah berharap banyak bahwa diantara mereka terdapat sesosok makhluk yang gue nanti2, alias pacar gue sendiri yang sempet jadi Editor in Chief nya Grey! (berkata dengan cukup bangga, hehehe)
Dengan nada yang cukup sopan, bertanyalah Nurma kepada gue saat gue baru bangun tidur siang. Gaya yah, hari gini tidur siang??? Iyalah secara tadi malem gue nggak sempet tidur sampe tadi jam satu siang. Namun Akhirnya dapet juga kesempatan untuk memejamkan mata walaupun Cuma sedikit, berikut diganggu sama bunyi telepon dari Om Sunny yang sangat2 mengganggu kenyenyakan tidurku. “Cy, kira-kira enaknya buka puasa dimana yah? Yang murah tapi enak…” Dengan lantang dan sok pasti gue jawab “Warteg Bahari Dago!! Murah, enak dan mengenyangkan” Tapi sayang disayang pernyataan itu tidak digubris barang sedikitpun olehnya. Karena mungkin,,, WARTEG??? Secara Nurma Ratna Sari adalah seorang owner dari Warung Sop Kaki Kambing dan Sapi M. Syam yang bertempat di Banceuy aja gituuuu… Promosi nih sekalian!!! Jangan lupa yah dateng… Atau kalau mau pesen dalam jumlah banyak juga bisa langsung hubungi ajah ke orangnya.
Akhirnya dengan gegap gempita dan setelah nggak lulungu lagi kita meluncur menuju Jazznet alias warnet sebelah kantor Grey jaman dulu yang berada di jalan Sulanjana. Sampe sana, gue yang terbiasa parkir tepat di depan kantor Grey jadi agak salah tingkah waktu tadi berniat buat parkir di tempat biasa yang ternyata udah banyak motor bertebaran yang menyebabkan nggak bisa parkir disitu. Iyalah secara itu bukan kantor GrEy lagi tapi udah jadi studio musik. Seketika saat itu pikiran gue melayang dan jadi ketawa sendiri karena inget kejadian lucu yang menurut Ar cukup kurang ajar karena peristiwa itu menyangkut Pak Mo Sidiq, owner nyah Grey yang notabene adalah bos nya Ar saat ituh… heuheu… Sekali lagih mohon maaf untuk Pak Mo karena waktu itu sempet bikin Pak Terkerjai oleh ulah mobil kuay nag agak konslet nggak bisa idup yang menyebabkan Pak Mo jadi ikut ngedorongin. Abis mau gimana lagi, malam itu posisinya Cuma ada mobil gue dan pemiliknya yaitu gue, dan mobil Grey beserta pemiliknya, Pak Mo Sidiq beserta teman dekatnya yang kebetulan lagi ada disitu juga. Alhasil setelah di starter berkali-kali nggak mau idup juga, Pak Mo yang saat itu lagi asik duduk di dalem mobil jadi turun karena, mungkin, kasian ngeliat gue yang kebingungan dengan mobil gue sendiri. Dan dengan berbaik hati akhirnya tanpa diminta dia mendorongkan mobil ku. Dan yang lebih amazing lagih, teman dekatnya yang ssat itu pake hak tinggi iktu ngedorong juga… Oh my…. Karena nggak berhasil ngedorong bertiga akhirnya Pak Mo minta tolong sama salah satu crew Grey, namanya Radi, buat bantuin dorong juga.
Setelah tiga kali melakukan dorong mendorong bulak balik, akhirnya tuh mobil bisa juga idup lagih… sekali lagi, terimakasih yah Pak Mo… walaupun pacar aku bilang, itu cukup kurang ajar… hehehehe….Balik lagi ke kasus makan, setelah nyampe Sulanjana dan ketemu Sunny dan Ika, ntah gimana tiba-tiba gue nyeletuk ajah sedemikian rupa dan berkesan memberi usul untuk berbuka di Dapur Eyang, berhubung mereka bertiga emang belom pernah kesitu. Tidaaaaaaakkkk… apa yang sudah meracuni otak, hati dan pikiranku inih??? Apakah makanannya???
Akhirnya segeralah kita melaju ke daerah Dago untuk reserve tempat di café itu. Dan yah…akhirnya…untuk kesekian kali dan 2 kali dalam dua hari berutur-turut gue makan di café ituh… Haa
yang nulis nih nungky_rahayu di 9/25/2008 10:51:00 AM 0 they said
see all teman
Take Some Photo @ Villa Istana Bunga Lembang
yang nulis nih nungky_rahayu di 9/25/2008 10:20:00 AM 0 they said
see all My Adventure's, teman
NGGAK JADI LAGI…
Kesal, kesal euy hari ini kesal sekali rasanya karena ada sebuah rencana yang tidak berjalan dengan semestinya. Oh yah, aku masih harus menunjukkan rasa sabar ituh. Sabar cy, sabar… Ujian nya belom selesai. Silahkan selesaikan sampai puas. Sampai aku merasa nggak sabar lagi nanti. Jangan…jangan… mudah2an bisa terus bersabar… Ikhlas… Sabar…
Jadi inget kata-katanya Dyra temen sekelas gue waktu dulu gue merasa kalau hidup ini sangat nyapein, maksudnya rasanya bikin cape, lelah, letih, lesu.. Padahal mah nggak seberapa sih penderitannya, gue ajah yang selalu bersikap berlebihan. Jadi waktu itu ucy sempat menjadi ketua kelas salah satu mata kuliah dan ditugaskan untuk memberikan fotokopian ato catatan buat seluruh anak kelas. Tapinya nggak tau gimana jadi ada masalah gitu yang menyebabkan terjadi kerugian yang amat sangat. Perkiraan motokopi 75 perak perlembar malah jadi 150 perak perlembar gara-gara motokopi di fotokopian di sebelah jonas. Sialan. Pinter pisan tuh yang punya fotokopian menjebak costumer yang tersendat waktu.
Jadilah uang yang dikumpulkan si anak2 kelas kurang dua kali lipat dan yah…anak kelas pada nggak mau tau karena nggak mungkin ada potokopian yang setega itu untuk jumlah copyan diatas seratus lembar. Tapi yah…gimana lagi, itu kenyataannya. Mana waktu itu adalah bulan puasa, tapi 2 tahun yang lalu. Eh belum dink, menjelang bulan puasa. Tapi tetep aja bete mesti nombokin uang fotokopian yang nggak jelas apa untungnya buat gue. Tapi ini emang gara2 aku juga yang teledor nggak nanya dulu berapa perlembarnya. Udah teledor sok tahu lagi. Ampun.
Nah waktu pengen nangis di tempat fotokopian ituh ucy sms Dyra dan mengadukan akan hal itu, tapi Cuma satu jawaban Dyra saat itu : “Sabar… orang sabar disabar calon suami…” Hmmm…dan yup, nasihat itu tetap diterapkan hingga saat ini bahkan hingga gossip pernikahanku semakin merebak ke permukaan publik.
Semua berawal karena wacana minggu lalu yang menyebutkan kalau minggu ini gue harus udah ketemu sama ortunya (yang katanya) calon suami gue, Ary Suryadi Nata. Sebenernya bukan hari ini sih tapinya kemarin. Tapi sayang kemarin gue masih sedikit deg2an, lagian nggak ada kepastian dari Ar nya. Jadi yah dengan kata lain rencana itu nggak jadi, meskipun minggu lalu dia udah menegaskan bahwa minggu ini : HARUS!! Tapi yah…gimana akhirnya sampa hari ini pun tetep nggak terealisasi rencana ituh. Seperti biasa karena kesibukannya yang super duper sibuk ituh. But hey… gue harus ngerti donk, dan emang gue sangat mengerti sekali, secara pernikahan kita, direncanakan akan terjadi bukan dalam hitungan tahun lagi tapinya tinggal hitungan bulan. Dan karena hal itulah kita harus kerja keras. Terutama dia, sebagai calon kepala keluarga, banyak yang harus dia persiapkan. Bukan Cuma hari H, tapi hari setelah hari H. Dan yang pasti itu pasti lebih ribet lagi dari pesta di hari H.
Jadi yah,,, yang diperlukan sekarang adalah, apalagi kalau bukan kesabaran yang tiada batas, untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.Sekali lagi, sama seperti kemarin, semakin hari aku merasa semakin…ow…nggak bisa diungkapkan seperti apa rasanya dalam menghadapi rencana ituh… Doakan.
yang nulis nih nungky_rahayu di 9/25/2008 10:18:00 AM 0 they said
Rabu, 24 September 2008
Buka Bareng D3
Hari ini kita ngadain buka bareng sama anak2 D3 dengan tempat yang sedikit membosankan. Tapi sangat membosankan sih sebenernya. Secara hari ini, lagi-lagi kita buka bareng di Dapur Eyang yang notabene udah 3 kali puasa 3 kali lebaran kita buka puasa disana bareng bang Toyib. Sebenernya hari ini bikin sedikit bete. Kenapa? Solanya gue juga nggak ngerti kenapa orang-orang pada pengen ngadain acara hari ini. Sebelumnya dan jauh-jauh hari gue emang udah dipesenin sama anak2 buat dateng di acara buka bareng. Pertimbangan saat itu adalah, apakah hari ini gue akan punya uang?? beberapa hari kemudian masalah itu terpecahkan dengan adanya uang yang masuk di rekeningku. Tapi tak dinyana tak diduga, setelah bertemu dengan pacarku waktu offroad kemaren, dia bilang begitu ada di Bandung aku harus langsung kerumahnya, dan itu adlah hari ini juga. Tanggal 24 yang menyebalkan. 2 hari yang lalu, saat Rima meng sms dan memastikan kedatangan gue di buka puasa bareng anak D3, tiba-tiba dateng sms dari Ena yang ngabarin bahwa hari ini juga ada buka puasa bareng anak SMA 2 angkatan dua ribu tiga di Rogers Cafe dengan membayar 35rb kita udah dapet makanan Buffet. Tambah pusing bukan??? Belom lagi temen gue Nurma yang minta fotoin besok subuh yang mengharuskan aku nginep dirumahnya malem inih membuat kegiatan bertambah lagi. Semua kegitana hari ini sebenernya nggak worthed sih tapi da semua penting untuk dihadiri.
Setelah melakukan beberapa kali istikharah (nggak, yang ini betul-betul berlebihan!!), akhirnya gue mutusin untuk nggak dateng ke acara buka bareng temen SMA dan juga mengundurkan acara pertemuan dengan orang tuanya Ar. Abis Ar nya juga belom dateng ketemu papah... Curhaaaaatttttttttt!!! Dan akhirnya datenglah ke acara buabar bareng D3 dan nginep di rumah Nurma. Heuheu... udah ah ngantuk. Besok pagi mesti ready lagi, lagi buat melakukan sesi pemotretan. Uhui!!!
yang nulis nih nungky_rahayu di 9/24/2008 12:19:00 PM 0 they said
see all teman
Tentang Nanti
yang nulis nih nungky_rahayu di 9/24/2008 12:01:00 PM 0 they said
see all pernikahan, puisi
Off Road @Adipura with my Hunn

Hari minggu kemaren tanggal 21 September 2008, finally Ar dapet kesempatan pertamanya buat menguji kelihaiannya dalam setir-menyetir. Setelah beberapa kali melakukan latihan di tempat yang sama, hari itu Ar ikutan juga balapan mobil di Adipura. Dengan didampingi A kiki sebagai navigator yang sesungguhnya tidak dapat dikatakan sebagai navigator karena kurang...kurang apa yah??? Mungkin kurang handal... Hahaha... maapkan aku kakakku... Iyalah...secara sewaktu Ar lagi kerepotan maenin setir dia mah malah cengengesan ajah gitu... Belom lagi sbeelum Start dia sempet tidur dulu lagih... Ampun ah...
Udah dari awal niat datang kesana adalah untuk mendokumentasikan peristiwa berharga yang jarang terjadi, apalagi moment pertamakali ini sangat harus untuk didokumentasikan, secara.... Hehehe... Pagi-pagi banget setelah malemnya ucy kelelahan karena baru pulang dari punclut jam 4 subuh aja gitu, ucy dijemput temen yang sebelumnya ucy bangunin dulu lewat telepon. Padahal nih yah janjinya dia yang mau bangunin ucy, tapi...huh kenyataannya tetep aja ucy yang bangunin dia... Dasar manusia pemalas tiada tara!!!
Jam setengah sepuluh pagi dia baru nyampe kostan padahal janjinya jam 9, dan ternyata dia janji ma Ar buat nyampe di adipura ituh jam setengah sepuluh, tapi ternyata setengah sepuluh masih dikostan ucy. Belom lagi mesti jemput calon kakak ipar ku alias teh Eka di rumahnya... Pas lagi di perjalan kesana a Kiki nelepon dan dengan sigap serta tanggap aku bilang udah deket padahal bo'ong. hehehe...maap kan yah kakakku...maapkan lagih... Soalnya waktu itu posisinya saya yang bawa mobil pacarku, itu juga setelah maksa dengan susah payah temanku yang disuruh jemput itu untuk mengalihkan kemudi pada saya yang belom pernah merasakan bagaimana asiknya pake mobil pacar sendiri yang notabene berbentuk jeep berwarna ituh...
Akhirnya jam setengah sebelas nyampe juga di Adipura. Dari jauh sudah terlihat Ar yang udah ngeliatin mobil nya yang terang benderang itu, dan tampak ada sedikit kekhawatiran karena melihat yang bawa mobilnya adalah aku. Heuheuheu... dan emang bener ajah sih dia pantas khawatir karena emang rem nya nggak banget. Harus di kocok dulu baru bisa pakem, edan, jadi ngerem itu harus dari jauh-jauh hari... Cape deh...

Habis parkir di tempat ok yang agak sedikit jauh dari pedok, dengan semangat 45 ucy langsung nyamperin Ar yang sedang berdiri gagah di pedok, heuheuheu... gagah??? Iyalah...calon suami ku... Amin. sampe sana ucy langsung duduk di mobil yang dia dudukin sambil ngeliat Butet yang lagi turun. Emang oke banget tuh cewek. Asik banget.... Tapi kali ini dia nggak turun sendiri tapi didampingin sama Faisal. Dan yang pasti dia nggak kebalik lagih.
Setelah nunggu beberapa lama akhirnya tiba juga saat2 menegangkan dimana Ar harus turun ke race bersama a kiki dan melakukan perjuangan yang sangat mendebarkan. Hehehe... berlebihan. Tapi emang loh, deg2an gitu, mungkin karena pertama kali ya?? Dan aku, so pasti udah siap-siap dengan kamera Nikon D70 nya sobatku yang okei punya ituh. Tapi tentu lensa panjangnya mah dia yang pake, sayang yah... Jadi aku harus rela mendapatkan gambar Ar yang nggak begitu ter Zoom dengan jelas. Ar mulai dengan okei... apalgi pas melintasi gugunungan yang ada banyak ituh. Dia malah sempet terlihat agak-agak terbang gitu. Dan a kiki... you know, dia masih saja dapat tersenyum disaat seperti ituh. hahahah... kakakku yang satu ituh emang gila abisss...
Ada adegan paling okey yang bikin kita semua tercengang sekaligus takjub sama si Ar, hahahah... Jadi gini, waktu dia melintas di race tepat depan pedok, Ar sempet2nya ngacungin jarinya ngebentuk tanda PISSSS sambil teriak... "Lepas setirrrr.... Gaaasssss!!!" sambil sedikit tertawa... Gila...gila... cuman sayang aku nggak sempet ambil gambarnya buat moment itu karena saking terbengong-bengongnya. Hehehehe... Tapi ada kok gambar yang sedikit mirip... Kaya gini nih gaya nyah...
Waktu race muter balik Ar sempet salah jalan, dan hal itu jadi mengakibatkan dia kena kartu kuning dan pennalti. Tapi gak apa-apa secara dia udah oke banget untuk pemula. Kata gue... Hehehe... Pokoknya mau kata orang nggak oke juga kata gue mah oke-oke ajah...Akhirnya Ar sampe juga di Finish dan mwemakan waktu sekitar 14 menitan gitu, emang racenya agak panjang juga ternyata. Nah untuk race kedua, dia dapet waktu 3 menit 28 detik. Oke juga kan... hehehehe...
Gitu deh.... Pokonya oke banget hari itu,... Keren. Cuma emang agak bikin kerongkongan kering juga, secara bulan puasa ditengah panas terik gitu... Tapi alhamdulillah puasaku lancaaarrrr.....

yang nulis nih nungky_rahayu di 9/24/2008 09:44:00 AM 0 they said
see all love, My Adventure's






